Laporan Keuangan yang Digunakan Dalam Perusahaan

Informasi mengenai keuangan mencakup semua aturan-aturan dalam sebuah perusahaan dirangkum dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, sangat penting sekali peranan seorang akuntan dalam perusahaan atau UKM (Usaha Kecil Menengah) sekalipun. Akuntansi UKM dan akuntansi perusahaan tidak jauh berbeda, keduanya tetap membutuhkan laporan keuangan untuk mengatur berbagai keputusan-keputusan yang nantinya berhubungan dengan masa depan dari perusahaan tersebut.

Adapun untuk membuat laporan keuangan, karena kemudahan teknologi, seorang akuntan bisa menggunakan aplikasi keuangan, jadi seharusnya dengan berbagai kemudahan-kemudahan tersebut, sudah tidak ada lagi kata tidak membuat laporan keuangan atau malas membuat nya. Perusahaan yang sistematis dan berkualitas pastinya mempunyai sistem keuangan yang baik, sistem keuangan yang sesuai dengan prosedur sehingga nantinya ketika dilihat oleh investor, pemegang saham atau ketika akan mengajukan kredit akan sangat mudah.

Tak hanya itu, dalam perhitungan pajak pun misalnya dalam menghitung pajak PPh dari setiap karyawan, pajak bangunan, pajak perusahaan, pajak UMKM, sudah dapat menggunakan aplikasi pajak yang dapat didownload secara gratis, dikerjakan dengan mudah, cepat, dan juga akurat. Jangan dipikir menghitung pajak adalah suatu hal yang mudah lho! menghitung pajak mengharuskan orang yang menghitungnya paham betul mengenai dasar hukum dan akuntansi yang khusus di bidang perpajakan.

Macam-macam Laporan Keuangan

Adapun macam-macam laporan keuangan yang wajib digunakan dalam suatu perusahaan diantaranya,

1. Laporan Laba Rugi (Profit and Loss Statement)

Merupakan laporan keuangan yang menjabarkan unsur pendapatan dan beban dari perusahaan tersebut untuk nanti menjadi hasil akhirnya adalah laba dan rugi bersih. Unsur-unsur yang digunakan dalam membuat laporan ini adalah pendapatan dari penjualan, laba atau rugi kotor, laba atau rugi usaha, laba atau rugi sebelum pajak, dan laba atau rugi bersih. Laporan ini juga bisa dibuat dengan menggunakan aplikasi akuntansi dengan mudah.

2. Ekuitas atau Laporan Perubahan Modal

Merupakan laporan keuangan yang menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih berdasarkan prinsip tertentu. Komponen pada laporan ini diantaranya laba atau rugi bersih, pendapatan dan beban, keuntungan atau kerugian, pengaruh kumulatif dari perubahan kebijakan akuntansi, transaksi modal dan distribusi kepada pemilik, saldo akumulas laba atau rugi, rekonsiliasi antara nilai tercatat masing-masing modal saham.

3. Neraca atau Laporan Posisi Keuangan

Laporan yang nantinya menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode, adapun unsur-unsur yang menyusun neraca diantaranya aset, liabilitas, dan ekuitas. Hubungan antara ketiganya yaitu aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas. Satu periode akuntansi mencakup triwulan, caturwulan, atau mungkin tahunan.

4. Laporan Arus Kas

Cash Flow atau laporan arus kas menunjukkan aliran masuk dan keluar kas perusahaan. Untuk mempermudah pembuatan laporan arus kas, anda bisa menggunakan software pembukuan. Namun, jika memang datanya masih bisa dihandle tanpa software, membuat laporannya secara manual juga tidak begitu menyusahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *