Dampak Positif dan Negatif Menguatnya Dollar di Indonesia

Dollar merupakan salah satu mata uang terkuat di Indonesia. Nilai mata uang milik negeri Paman Sam tersebut saat ini terbilang tinggi dengan menembus angka 16.000 per 1 Dollarnya. Dengan adanya kenaikan Dollar, tentu ada dampaknya untuk Indonesia, entah itu dampak positif maupun dampak negative.

Dampak Positif dan Negative Menguatnya Dollar

Krisis moneter itu bisa terjadi bila peredaran mata uang asing yang tak terkendali di dalam negeri. Akibatnya, semua kebutuhan akan naik baik itu kebutuhan pokok maupun sekunder. Indonesia sendiri pernah mengalami masa tersebut pada tahun 1998 dan memang menjadi sejarah suram bagi perekonomian Indonesia. Berikut ini dampak yang bisa anda ketahui.

1. Mahalnya barang impor membuat barang local laris manis

Salah satu dampak positif dari menguatnya Dollar terhadap Rupiah adalah barang-barang local menjadi laris manis. Hal ini lantaran barang impor harganya melambung tinggi. Barang impor memang biasanya menggunakan Dollar sebagai patokan harganya, jika Dollar naik tentu harga barang impor sudah bisa diprediksi akan mengalami kenaikan.

Tentu hal semacam ini menjadi keberuntungan bagi pengusaha local untuk meningkatkan produksinya karena barangnya menjadi laris manis. Sebenarnya barang local Indonesia tidak seburuk seperti yang dibayangkan. Buatan Indonesia itu juga memiliki kualitas yang bagus.

2. Keuntungan bagi karyawan bergaji Dollar

Bagi para pekerja di perusahaan asing dan menggunakan Dollar dalam sistem gajinya, tentu keuntungan akan ia dapatkan. Kurs Dollar terhadap Rupiah bisa mencapai 14.000 dan anda bisa hitung sendiri jika gaji yang diterima lebih dari $100 maka anda tinggal kalikan saja. Namun tidak selamanya Dollar itu selalu berada di puncak, ada kalanya nilai tukar Rupiah lebih kuat daripada Dollar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *